MLM SYARIAH AHADNET

Archive for the ‘ARTIKEL ASI’ Category

TINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS ASI DENGAN NIGELLA PLUS DAN HILBA PLUS.

=======
CARA BELANJA DANBERGABUNG DI MLM SYARIAH PT AHADNET BERSAMA SAYA
1. Cara Pertama: Cukup hubungi saya dan kirim foto copy KTP.HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
2. Cara Kedua: Silahkan datang langsung ke perwakilan terdekat MLM SYARIAH PT AHADNET di kota anda dan lakukan pendaftaran dengan sponsor BADRUDIN dengan nomor keanggotaan : A0270432363.
3. Anda bisa melakukan pendaftaran online di http://www.ahadnet.com dan ketika diminta id sponsor atau pengundang atau upline maka berikanlah nomor anggota A0270432364.
4. PRODUK BISA DIBELI ONLINE DI http://www.binmuhsingroup.com
=======

Hak Ibu Menyusui Di Indonesia

Pernahkah ibu ditolak suatu sarana pelayanan kesehatan ketika menginginkan pelaksanaan IMD atau rawat gabung sehabis kelahiran? Atau sedari awal mencampur ASI dan makanan/minuman lainnya dengan alasan hendak masuk kerja dan tidak memungkinan meneruskan pemberian ASI secara eksklusif? Atau dilarang memerah ASI selama jam kerja oleh atasan ibu?

Bila ya, mungkin hal tersebut terjadi karena ibu maupun pihak lainnya belum mengetahui bahwa sebenarnya hak-hak ibu untuk menyusui dilindungi oleh Negara. Untuk itu, tulisan ini akan mengulas apa sajakah hak-hak ibu menyusui yang dilindungi oleh Negara. Agar lebih jelas, hak-hak tersebut akan dijabarkan berdasarkan tahap-tahap setelah kelahiran bayi.

  1. Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
  2. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) mulai diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2007. Sebelumnya, sesuai denganKeputusan Menteri Kesehatan No. 450/MENKES/SK/VI/2004 tentang Pemberian ASI Secara eksklusif di Indonesia (“KEPMENKES 450”), para ibu yang baru melahirkan baru dapat menyusui bayinya 30 menit setelah melahirkan, yang dilakukan di ruang bersalin. Dengan mulai diterapkannya IMD sejak 2007, bayi lah yang aktif menyusu dan bayi dibiarkan di atas dada ibu selama minimal 1 jam.

    Permohonan ibu pada pihak rumah sakit untuk melaksanakan IMD tak jarang mendapatkan penolakan, berbagai alasan baik teknis maupun non teknis dikemukakan. Sesungguhnya, bila ibu dan bayi dalam keadaan stabil, IMD seharusnya dapat dilaksanakan. Secara mendasar, hak ibu untuk meminta IMD dilindungi oleh Pasal 4 ayat (2) Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen:

    “hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan”

    Menyadari pentingnya IMD, beberapa daerah telah secara resmi menerapkan pelaksanaan IMD melalui peraturan daerah mereka, diantaranya:

    • Peraturan Daerah Kabutapaten Klaten No. 7/2008 tentang Inisiasi Menyusu Dini dan Air Susu Ibu Eksklusif.
    • Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 435/2008 tentang Pemberian ASI Secara Dini (Inisiasi Menyusu Dini) bagi Ibu Melahirkan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
    • Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan No. 6 /2010 tentang Air Susu Ibu Eksklusif
  3. Rawat gabung.
  4. Kunci lain keberhasilan menyusui setelah dilaksanakan IMD adalah rawat gabung, dimana bayi berada dalam jangkauan ibu selama 24 jam dan tidak ditempatkan pada kamar bayi. Pelaksanaan rawat gabung merupakan langkah ke-7 dari 10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui berdasarkan Kepmenkes 450 yang berbunyi:

    ”melaksanakan rawat gabung dengan mengupayakan ibu bersama bayi 24 jam sehari”

  5. ASI Eksklusif selama 6 bulan
  6. Untuk mendukung pemberian ASI eksklusif di Indonesia, pada tahun 1990 pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Peningkatan Pemberian ASI (PP-ASI) yang salah satu tujuannya adalah untuk membudayakan perilaku menyusui secara eksklusif kepada bayi dari lahir sampai dengan berumur 4 bulan. Pada tahun 2004, sesuai dengan anjuran badan kesehatan dunia (WHO), pemberian ASI Eksklusif ditingkatkan menjadi 6 bulan sebagaimana dinyatakan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 450/MENKES/SK/VI/2004 tahun 2004.

    Berbagai peraturan yang mendukung pemberian ASI eksklusif 6 bulan diantaranya:

    • Kepmenkes 450/2004: Menetapkan asi eksklusif di Indonesia selama 6 bulan dan dianjurkan dilanjutkan sampai dengan anak berusia 2 tahun atau lebih dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai
    • Pasal 128 Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (“UU Kesehatan”) secara jelas menyatakan bahwa:
      1. setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis
      2. selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus

    Bahkan, berdasarkan UU Kesehatan ini, selama program ASI Eksklusif, para elemen masyarakat harus mendukung ibu dengan memberikan waktu dan fasilitas khusus, bila hal ini tidak dilaksanakan maka para pihak yang menghalangi para ibu memberikan ASI Eksklusif dapat dipidana sesuai dengan ketentuan Pasal 200 UU Kesehatan.

  7. Pemberian MPASI berkualitas dan ASI diteruskan 2 tahun atau lebih
  8. Pemberian MPASI berkualitas setelah lulus ASI Eklusif selama 6 bulan juga diatur oleh peraturan perundangan Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam penjelasan pasal 128 UU Kesehatan:

    “Yang dimaksud dengan “pemberian air susu ibu ekslusif” dalam ketentuan ini adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan, dan dapat terus dilanjutkan sampai dengan 2 (dua) tahun dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sebagai tambahan makanan sesuai dengan kebutuhan bayi.”

BAGAIMANA DENGAN IBU MENYUSUI YANG KEMBALI BEKERJA?

Untuk menjamin agar hak ibu menyusui terlaksana, Negara pun memberikan kewajiban kepada elemen masyarakat agar mendukung ibu menyusui. Bentuk dukungan tersebut dengan memberikan waktu dan fasilitas yang layak bagi ibu untuk menyusui bayinya.

Berbagai fasilitas umum, sarana kesehatan maupun perkantoran diwajibkan untuk menyediakan ruang menyusui, sebagaimana ditetapkan berdasarkan peraturan perundangan berikut:

  • Pasal 22 Undang-undang No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak: “Negara & pemerintah berkewajiban dan bertanggung jawab memberikan dukungan sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan perlindungan anak“. Dalam penjelasan pasal disebutkan bahwa sarana dan prasarana itu salah satunya adalah ruang menyusui,
  • Pasal 128 UU Kesehatan:
  • (2) selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus
    (3) penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan di tempat sarana umum

  • Dalam Undang-undang No.44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit:
  • Pasal 10
    (1) Bangunan Rumah sakit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 harus dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang paripurna, pendidikan dan pelatihan, serta penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan
    (2) Bangunan rumah sakit sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit terdiri atas ruang:
    n. ruang menyusui

    Pasal 29
    (1) Setiap Rumah Sakit mempunyai kewajiban:

    • menyediakan sarana dan prasarana umum yang layak antara lain sarana ibadah, parkir, ruang tunggu, sarana untuk orang cacat, wanita menyusui, anak-anak, lanjut usia.

Khusus untuk ibu menyusui yang kembali bekerja, Negara menjamin hak ibu bekerja agar dapat terus memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Walaupun cuti melahirkan di Indonesia yang hanya 3 bulan, namun Negara menyatakan bahwa ibu bekerja dapat terus memberikan asi kepada anaknya dengan memerah dan menyusui selama jam kerja. Lebih lengkapnya berikut adalah berbagai peraturan perundangan yang mengatur hal tersebut:

  • Pasal 83 Undang-undang No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan
  • Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja

  • Pasal 128 UU Kesehatan:
    1. setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis
    2. selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus
    3. penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan di tempat sarana umum
  • Pasal 2 Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Kesehatan No. 48/MEN.PP/XII/2008, PER.27/MEN/XII/2008 dan 1177/MENKES/ PB/XII/2008 tahun 2008 tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu Selama Waktu Kerja di Tempat Kerja
  • Tujuan peraturan bersama ini:

    1. memberi kesempatan kepada pekerja/buruh perempuan untuk memberikan atau memerah asi selama waktu kerja dan menyimpan asi perah untuk diberikan kepada anaknya
    2. memenuhi hak pekerja/buruh perempuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anaknya
    3. memenuhi hak anak untuk mendapatkan asi guna meningkatkan gizi dan kekebalan anak dan
    4. meningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
  • Pasal 49 ayat (2) Undang-undang No. 49/1999 tentang Hak Asasi Manusia:
  • “Wanita berhak untuk mendapatkan perlindungan khusus dalam pelaksanaan pekerjaan atau profesinya terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan dan atau kesehatannya berkenaan dengan fungsi reproduksi wanita.”

    Penjelasan pasal ini menyebutkan bahwa yang disebut dengan “perlindungan khusus terhadap fungsi reproduksi” adalah pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan haid, hamil, melahirkan dan pemberian kesempatan untuk menyusui anak

Diaturnya hak-hak ibu menyusui dalam berbagai peraturan perundangan di Indonesia menunjukkan bahwa pemerintah sebenarnya peduli dan menyadari akan pentingnya pemberian ASI untuk kebaikan generasi bangsa. Namun demikian, memang beberapa dari peraturan-peraturan tersebut belum tersosialisasikan dengan baik, dan ini adalah salah satu pekerjaan rumah selanjutnya bagi pemerintah.

Sebagai elemen masyarakat, tidak ada salahnya kita turut membantu mensosialisasikan peraturan-peraturan tersebut, agar lebih banyak ibu menyusui yang mengetahui bahwa hak-haknya dilindungi oleh Negara, sehingga menguatkan tekad para ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan pemberian ASI diteruskan hingga 2 tahun atau lebih.

TINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS ASI DENGAN HERBAL NIGELLA PLUS + HILBA PLUS.

CARA BELANJA DANBERGABUNG DI MLM SYARIAH PT AHADNET BERSAMA SAYA
1. Cara Pertama: Cukup hubungi saya dan kirim foto copy KTP.HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id
2. Cara Kedua: Silahkan datang langsung ke perwakilan terdekat MLM SYARIAH PT AHADNET di kota anda dan lakukan pendaftaran dengan sponsor BADRUDIN dengan nomor keanggotaan : A0270432363.
3. Anda bisa melakukan pendaftaran online di http://www.ahadnet.com dan ketika diminta id sponsor atau pengundang atau upline maka berikanlah nomor anggota A0270432364.
4. PRODUK BISA DIBELI ONLINE DI http://www.binmuhsingroup.com
========

I got twin. How blessed I am.

Dianugrahi ‘satu paket’ bayi kembar yang cantik bagi saya merupakan doa yang menjadi kenyataan. Memiliki anak kembar adalah salah satu ‘obsesi’ saya sejak dulu. Rasanya amat sangat bahagia dan ajaib banget bisa merasakan ada dua makhluk hidup yang berkembang di dalam tubuh kita. Pihak kakek saya mempunyai banyak keturunan anak kembar, jadilah saya punya harapan besar kepada Tuhan agar bisa diberikan keturunan kembar.

Alhamdulillah doa saya didengar & dikabulkan Allah SWT. Tepat pada ulang tahun ke 29, saya ‘divonis’ dokter sedang hamil dengan dua telur alias kembar!! Waahh, speechless rasanya. Saya menjadi wanita paling beruntung di seluruh jagad raya. 9 bulan menikmati masa kehamilan, akhirnya tanggal 27 Juli 2010 saya bisa merasakan si kembar hangat dalam pelukan. Air mata bahagia menetes. Bersyukur atas semua karunia Allah SWT. Lalu saya dedikasikan kepada ibu dan mertua untuk memberikan nama buat si kembar, Amira Tsania Nazmi (2580gr) & Azkiya Aufa Khateen (2200gr). Selamat datang, Sayaang.

Having twin is not double trouble, but twice blessed.

Ok, jadi saya memiliki satu anak usia 4 tahun, Alika, yang sedang aktif-aktifnya, dan bayi kembar perempuan yang selalu membuat suasana tambah heboh dan seru hohoho. Ini bukan teori atau mitos loh, tapi saya mengalami sendiri punya anak kembar itu nangisnya bareng, BABnya bareng, bangun tidurnya bareng, saat tidur pun bergerak ke arah yg sama juga bareng. BBA deh (bener-bener ajaib). Untungnya saya memiliki ‘partner hidup’ yang canggihnya luar biasa yaitu suami. Kalau dulu mengurus anak pertama kami bisa bekerja sama dengan baik, kenapa sekarang tidak?

Menyusui si kembar saat berusia 2 bulan

Karena terbiasa olahraga (saya pencinta alam yg hobi naik gunung loh), hasilnya fisik saya tetap sehat selama mengurus si kembar, walau sesekali terkena flu. Jadi saat punya anak kembar yang hampir tiap jam menyusui dan terjaga semalaman – seharian pun, saya tetap dengan menikmati ‘bermain-main’ bersama. Dan kalau ditengah malam si kakak akhirnya terbangun ikutan main, saya tetap tersenyum walau sambil merem melek *ngantuk maksudnya*. Alhamdulillah saya gak pernah mengeluh kecapean. Selalu takjub dan terharu melihat ada dua bayi sekaligus dalam dekapan saya. Bahkan saat Alika, Amira + Azkiya jejeritan tengah malam, saya malah merasa lucu melihatnya dan akhirnya ikutan jerit-jerit/main-main juga. Ga bisa di jelaskan dengan kata-kata gimana bahagianya.

Peran suami terasa sangat besar terutama di saat-saat begadang tersebut. Sering terjadi saat begadang saya kelaparan. Biasanya dengan sangat pengertian, suami akan membuatkan saya kentang atau nasi goreng. Atau bergantian menjaga si kembar sementara saya tidur sebentar.

Suami saya jago memandikan si kembar loh. Ganti popok gak ada masalah. Gendong pake kain pun bisa. Ada perkataannya yang sampai sekarang membuat saya selalu bersyukur, ”Bun, cuma dua hal yang gak bisa aku lakuin, yaitu hamil dan melahirkan. Tapi selain itu, gak ada yang bisa menghalangi aku untuk menunjukkan rasa sayang terhadap bunbun. Maafin bapak ya cuma bisa bantuin bunbun sebisanya. Mudah2an bunbun iklhas”. Hiks, terharu. Pokoknya suamiku hebat deh, Insya Allah.

Selain itu semua anggota keluarga juga sangat membantu dengan baik dalam merawat. Memang sih kadang-kadang orang tua panik kalau si kembar rewel, nangis bareng gak bisa diam. Bingung takut ada apa-apa sama si kembar. Tapi untungnya saya gak ikut-ikutan panik. Biasanya saya lebih banyak diam, menahan diri untuk tidak bersikap responsif walau sulit. Kalau gak bisa menahan emosi, saya lebih memilih menangis pelan-pelan. Sambil nangis, sambil peluk si kembar. Waahh, obat paling mujarab menyembuhkan segala macam penyakit hati. Jadi gak ada alasan buat saya merasa stress punya anak kembar. Apalagi ‘baby blues’, Alhamdulillah gak ngalamin. Kalau saya merasa bosan di rumah terus, dengan senang hati suami membawa saya dan semua anak-anak sekedar jalan-jalan ke mall.

Bunda bekerja, memberikan ASIX buat si kembar? Pasti bisa!

Seheboh dan serepot apapun mengurus anak kembar saya selalu yakin bahwa Tuhan sudah menseleksi, mengukur kemampuan umat-Nya dan kemudian memilih saya untuk dititipi anak kembar. Jadi saya selalu yakin semua masalah PASTI ada jalan keluarnya.

Tetap menjadi seorang wanita karier adalah pilihan saya, dengan resikonya yang harus saya tanggung. Dibalik kebahagiaan pasti selalu Tuhan selipkan ujian kepada umatnya semata-mata untuk mengukur kesabaran umat-Nya. Buat saya bekerja tidak menjadi halangan ataupun alasan untuk tidak memberikan yang terbaik untuk anak-anak saya. Selain IMD, sukses ASI eksklusif untuk si kembar menjadi prioritas utama setelah melahirkan.

Ini bukan kali pertama saya menyusui. Waktu anak pertama dulu, Alika (4 tahun), Alhamdulillah saya bisa menyusui sampai usia 2,5thn. Saya pikir kalau dulu bisa, kenapa sekarang tidak. Berharap bisa berhasil seperti kakaknya, saya dengan optimis mempersiapkan segala sesuatunya. Membekali diri saya dengan informasi yang berhubungan dengan anak kembar, konsultasi dan berbagi pengalaman dengan teman yang memiliki anak kembar, menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat dan mengkonsumsi hanya makanan bergizi, selalu berusaha berpikir positif –jangan stress- serta menyiapkan mental untuk menghadapi ‘medan perang’.

Menyusui si kembar saat berusia 8 bulan

Sayangnya semua teman yang memiliki anak kembar tidak berhasil memberikan ASI eksklusif kepada anak-anaknya. Padahal mereka tidak bekerja. Lalu bagaimana dengan saya yang bekerja? Saya mulai gak pede. Permasalahan lain timbul ketika kami kesulitan mencari babysitter untuk si kembar. Karena gaji babysitter yang tinggi, kami memutuskan untuk mencari satu babysitter dengan dibantu PRT. Tapi ternyata hampir semua yayasan memiliki kebijakan yang sama, satu bayi di urus satu babysitter. Huhuhu mahal banget. Setelah mencari sana sini, akhirnya dapat rekomendasi yayasan yang bagus, yang bersedia mengurus anak kembar dengan hanya dibantu PRT. Dan bersyukur sampai saat ini babysitter saya terbukti sayang sama si kembar, bisa diandalkan dan bekerjasama baik dengan PRT saya. Alhamdulillah, satu masalah terlewati.

Rasanya waktu berjalan sangat cepat, gak sadar hampir sebulan lagi saya harus kembali bekerja. Dan saya masih belum dapat jawaban berapa kira-kira kebutuhan ASI perah (ASIP) bayi kembar selama ditinggal bekerja. Masalah lain timbul ketika si kembar saya coba kasih ASI perah dengan dot, gelas kecil ataupun sendok selalu menolak. Bagaimana ini?

Ok, permasalahan yang sama juga timbul saat dulu anak pertama. Jadi kurang lebih saya sudah punya gambaran solusinya. Dan dengan terpaksa saya pisah kamar selama dicoba kasih ASIP dan membiarkan anak saya menangis. Hiks hiks, ngilu dan sakit dengernya. (Saya sering nangis diam-diam loh demi ga keliatan sama orangtua). Tapi harus dijalanin supaya nanti saat ditinggal bekerja mereka terbiasa. Alhamdulillah, si kembar Azkiya akhirnya mau minum ASIP. Jadi tinggal si kembar Amira yang saat itu belum berhasil mau minum ASIP. Perjuangan masih panjang, jreng jreng jreng jreng..!!!

Manajemen ASIP

Secara teori ada yang mengatakan kebutuhan ASIP bayi per hari berdasarkan BB x 100ml. Jadi kalau BB bayi 5 kg, dibutuhkan 500 ml ASIP per harinya. Dan teori tersebut terbantahkan saat saya coba memberikan Azkiya ASIP. Dalam waktu setengah hari (pagi – siang) saja stok ASIP saya sudah habis 6 botol @120 ml. Artinya sekitar 700ml habis dalam waktu beberapa jam dan oleh satu bayi saja. Langsung panik dan mulai stress. Tarik nafas dalam-dalam dan berpikir jernih lagi. Saat itu masih ada waktu sekitar 3 minggu untuk perbanyak stok ASIP. Bismillah.

Alhamdulillah, saya dikasih ASI yang cukup berlimpah oleh Tuhan. Ga ada makanan khusus perbanyak ASI ko. Cuma saya sudah komitmen pada diri sendiri aja demi anak, saya makan yang bergizi dan sehat. Susu kaya kalsium yang saya suka aja, gak harus susu untuk ibu menyusui. Saya juga gak konsumsi vitamin apa-apa. Pokoknya makan apa aja, alhamdulillah diganti menjadi ASI. Dan pastinya harus selalu berpikir postif. Kalau ada masalah cuek aja, jangan terlalu kepikiran apalagi sampai stress karena pasti sangat berpengaruh ke produksi ASI.

Untuk stok ASIP biasanya saya lakukan sebelum menyusui si kembar. Karena saya lebih sering menyusui tandem, jadi sepertinya gak ada kesempatan memerah ASI kalau dilakukan setelah menyusui dan dibiasakan minum air hangat satu gelas penuh setelah menyusui. Kira-kira 2 minggu sebelum mulai bekerja saya sudah mulai stok ASIP. Peralatan ‘tempur’ juga sudah siap. Karena saya ‘pejuang ASI tangan sakti’ yang memerah ASI hanya dengan menggunakan tangan, jadi gak perlu beli pompa. Beberapa botol kaca, bantal menyusui, botol susu, dan cooler bag. Untuk simpan ASIP saya hanya memakai kulkas kecil, yang setiap harinya selalu ada maksimal 35 botol ASIP @120-150 ml untuk stok (kulkasnya gak cukup untuk menyimpan lebih dari 35 botol). Kulkas yang besar gak memungkinkan untuk menyimpan ASIP. Selain itu juga rotasi keluar-masuk ASIP saya sangat besar dan gak pernah ASIP bertahan lama di kulkas, jadi gak perlu beli freezer khusus ASIP.

Hari pertama masuk kerja saya pergi dengan memikul beban berat di hati. Selain gak tega ninggalin anak, ternyata si kembar Amira masih ga mau minum ASIP menggunakan media apapun. Bingung dan gelisah tingkat tinggi waktu itu. Kepikiran nanti gimana kalau Amira kelaperan, kecapean nangis, dll. Untungnya mama, suami, babysitter dan semua anggota keluarga menenangkan saya dan meyakinkan Insya Allah pasti mau.

Untuk kesekian kalinya saya percaya Tuhan bekerja dengan cara misterius. Entah gimana caranya Amira langsung mau minum ASIP. Gak pake nangis, gak pake nolak tinggal glek glek glek trus tidur. ALHAMDULILLAH, terlewati lagi satu masalah. Bunda senang, hati riang, kerja pun tenang.

Lagi-lagi saya dapat ‘shock therapy’ sepulang kerja hari pertama. Ternyata eh ternyata selama ditinggal kerja dari jam 8 pagi – 6 sore si kembar menghabiskan ASIP sebanyak 1300-an ml. Dan berdasarkan laporan dari babysitter, si kembar kalau gak ditidurin bisa minum ASIP setiap 1 jam sekali *hampir pingsan* Beruntung ASI saya cukup. Pernah loh dalam sehari saya menghasilkan 1000-an ml ASIP. Gak percaya juga. Saya termasuk tipe orang ‘easy going’, gak takut memikirkan kalau-kalau ASI saya gak cukup untuk si kembar. Dan teratur perah ASI harus menjadi komitmen yg kuat dalam diri sendiri.

Ini kira-kira gambaran jadwal perah ASI saya waktu target memberikan ASI eksklusif 6 bulan pertama:

  • Jam dua dinihari
  • Sekitar jam 4 atau jam 5 subuh
  • Jam 7 pagi, lalu sebelum berangkat kerja menyusui si kembar sampai payudara terasa kosong
  • Jam 10 pagi (di kantor)
  • Jam 1 siang (setelah makan siang)
  • Jam 3 sore. Diselingi shalat Ashar lalu lanjut lagi (biasanya payudara sedang terasa penuh banget jam segini)
  • 1 kali memerah selama perjalanan pulang
  • Jam 8 malam
  • Jam 11 malam

Dengan ‘pendapatan’ ASIP yang lebih sedikit dibandingkan yang diminum si kembar, adakalanya saya ‘kejar-kejaran’ stok ASIP. Setelah dihitung-hitung, harus selalu tersedia MINIMAL stok ASIP sebanyak 3000 ml per hari. Pernah terpaksa saya harus ijin gak masuk kerja demi memenuhi stok ASIP yang berkurang. Pernah juga produksi ASI sedikit karena sakit. Yang membuat saya senang, di kantor banyak yang sama-sama menjadi pejuang ASI. Jadi kalau waktunya memerah, nursing room pasti rame dan seru, sambil ngomongin anak-anak. Kadang-kadang kami iseng ‘balapan’ perah ASI. Siapa yang selalu menjadi pemenang? Akuuu. Selalu lebih cepat peras dan lebih banyak. Hihihi.

Oiya, ada tips lucu agar rutinitas pemberian ASIP tidak membosankan. Biasanya suami ‘mendominasi’ pemberian label pada stok ASIP. Selain diberi tanggal perah, volume ASIP juga ditambahi judul yang lucu-lucu. Misalnya ‘obat cantik, obat sabar, obat keren kaya bapak, obat mirip bapak, dll’. Dan hasilnya? Tetep si kembar miripnya sama bunda, bukan sm bapaknya :)

I really enjoy breastfeeding my twins. Alhamdulillah si kembar Amira-Azkiya bisa melewati journey of ASI eksklusif-nya, sedikit tersendat tapi berhasil melewati semua rintangan. Dan bersyukur sampai saat ini masih diberikan ASI (dan MPASI) tanpa dicampur sufor. Lebih bersyukur lagi saya bisa mendonorkan ASIP saya kepada bayi lain yang membutuhkan. Subhanallah, Alhamdulillah wa Syukurillah. Atas ijin dan semua karunia dari-Mu Ya Allah saya bisa menjalankan tugas sebagai ibu yang selalu berusaha menjadi lebih baik dari kemarin. Semoga tiap tetes ASI yang berharga bisa menghantarkan anak-anakku menjadi manusia yang cantik, shalihah, baik & bermanfaat bagi sesama. Ami

TINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS ASI DENGAN NIGELLA PLUS + HILBA PLUS

http://www.dunia-ibu.org/artikel/ibu-hamil/bagaimana-membuat-asi-melimpah.html

Tanya:

Adikku baru melahirkan mungkin karena caesar ASInya belum keluar juga, selain daun katuk ada yang tahu bagaimana membuat Air ASI melimpah..? Terima kasih ya [Yn]

Jawab:

Pepaya muda, Durian, Daging kambing, Kacang bogor, kacang-kacangan [Id]

Sedikit sharing dari mantan ibu menyusui :
Minum air putih banyak-banyal, Juice buah-buahan, Sayur bening : selain daun katuk bisa coba daun bayam, daun kacang tanah pokoknya daun-daunan hijau. Juice kacang hijau, kalau bisa jangan cuma air rebusannya saja. Susu sapi atau soya, kacang tanah rebus dan lain-lain. Kesimpulan : asupan cairan banyak-banyak, asupan gizi yang baik serta usahakan setiap bayinya bobo mamanya ikutan bobo (alias istirahat yang cukup) dan yang terakhir tetap bersemangat untuk menyusui, semakin sering di-minum-kan semakin banyak ASI-nya berproduksi (ASI is based on demand), dan jangan lupa payudaranya dipijat setiap mandi, biar kelenjarnya tidak ada ada yang mampet. Semoga bermanfaat yaa dan semoga sukses [Bb]

ASI awal (kolostrum) jumlahnya cuma sekitar 5-7mL sekali keluar. Karena memang kebutuhan baby-nya cuma segitu, bisa lihat di http://4sehat5sempurna.blogspot.com. Seiring dengan waktu, semakin sering dihisap oleh bayi, jumlahnya semakin meningkat. Untuk memperbanyak, yang paling penting makan/minum yang bergizi, percaya diri dan nyaman. Nanti jumlah ASI akan meningkat sesuai kebutuhan bayi. Dulu, karena anakku d RS, sampai 10 hari selama itu, aku nyaris tidak pernah menyusui langsung cuma dipompa saja. Tapi jumlahnya banyak juga. Padahal makanku juga begitu-begitu saja, yang penting tidak stress. Selamat untuk adiknya ya mbak [DH]

Pengalamanku melahirkan anakku 8 bulan yang lalu pun dengan cara caesar. Malah waktu itu aku tidak pakai pengasuh khusus buat bayiku. Cuma dibantu tukang mandikan bayi saja untuk urusan bayi. Tapi memang kondisi tiap orang beda-beda. Alhamdulillah sampai hari ini masih kasih ASI dan memompa ASI 2x sehari dan berhasil kasih ASI exclusive selama 6 bulan pertama. Yang sudah-sudah, aku turuti saran-saran warisan leluhur yang kira-kira bisa buat masukan. Pakai cara kampung malah bagus sekali, kebetulan waktu lahir anakku kecil sekali (cuma 2780 gr). Makanya aku niat sekali mau kasih yang terbaik. Alhamdulillah dalam 3 minggu anakku sudah naik 1 kg hanya dengan ASI. Yang penting mbak:

  • niat dan jangan stress. yakin saja, biar ASInya baru sedikit tapi terus usaha
  • sesering mungkin ASI dikeluarkan, dikasih ke bayi langsung atau sesudahnya dipompa
  • sering-sering di pijat (kalau lagi mau mandi atau sebelum mompa)
  • banyak minum air putih kalau habis pompa ASI, minum susu/susu kedelai 2x sehari. Juice jeruk, alpukat, tapi aku menghidanri air es.
  • makan kacang-kacangan & sayuran hijau yang direbus. Ada makanan jawa, bongko (bahasa jawanya pelas yang dibuat dari kacang tolo dan kelapa muda yang dibungkus seperti botok) kalau itu efeknya luar biasa, di tiga bulan pertama, aku sering makan itu dan kalau bangun tidur baju bisa sampai basah sama ASI
  • makan pepaya muda/labu siam biasanya di sayur asem. atau sayur bening. Aku jarang makan katuk, karena tidak cuma daun katuk yang membuat ASI melimpah
  • minum perasan daun pepaya–kalau ini pahit sekali, katanya supaya bayinya tidak gumoh dan tidak diare–dan ini terbukti sudah 8 bulan ini anakku Alhamdulillah tidak pernah diare (jangan sampai ya) sampai sekarang aku masih minum jamu daun pepaya ini (kebetulan di samping kantorku ada mbok-mbok yang jualan jamu gendong)
  • aku sering ngemil biji kedawung yang disangrai (juga beli di mbok jamu) biar anaknya tidak kembung
  • kalau ASInya sudah berhasil banyak, bisa ditingkatkan kualitasnya dengan makan protein kaldu daging atau ikan, kaya ikan salmon, keju, tahu tempe juga bagus lho mbak, itu yang sudah aku jalani, sampai anakku usia 6 bulan aku bisa merah sebanyak 3x (subuh, siang hari di kantor, dan malam @ sebanyak 280-320cc) untuk pompa aku pakai medela mini electric-maaf lho bukan promosi-dan ini benar-benar membantu sekali. Moga-moga membantu ya mbak [Sls]

Dear moms yang lagi ASI ekslusive, menurut teori dari milis sebelah, plus konsul di klinik laktasi, hampir bisa dibilang tidak ada jenis makan tertentu yang membuat ASI melimpah. Yang penting PEDE, makan, minum dan istirahat yang cukup. Waktu menyusui anakku (sekarang 3 tahun) tiap hari makan katuk, tapi kena baby blues..walah itu ASI jadi sedikit sekali keluarnya..Aku baru berhenti menyusui anak keduaku (15 bulan) 4 bulan yang lalu. ASI sepenuhnya sampai 11 bulan. Karena sudah niat, lebih siap dan rileks selama menyusui terutama ketika cuti, makannya banyak sekali. Sehari bisa 4-5x makan besar, segala macam dimakan. Dan makan daun katuk bisa dihitung pakai ½ jari tangan. Sayur favotit ketika anak kedua, oseng-oseng daun papaya. Minum air putih agak aku paksakan, haus tidak haus sekali minum harus 1 mug, minimal setiap jam sekali. Terus ketika sudah mulai masuk kantor, konsumsi Moloco B12. Pil ini lebih direkomendarikan sama DSA milis sebelah, dibanding pil LA yang notabene jamu. Sehari minum 3x dalam seminggu terasa derasnya, sugesti juga kali yaaa..aku beli langsung 1 dus, kalau deras sekali ya minum 2x saja, kalau terasa sedikit ya minum 3x. Aku mulai peras untuk stock freezer ketika anak kedua berusia 1 minggu, iseng saja awalnya tapi ternyata bisa dapat 75ml wah langsung PEDE dan diakhir masa cuti itu 168cm-52kg sekarang malah 50kg. 5 liter stock itu akhirnya habis sebelum anakku berusia 6 bulan, karena di kantor aku agak santai ketika memerasnya, kurang motivasi mungkin karena teringat stock banyak jadinya suka tidak ngotot kalau bisa jangan sampai kosong stock di freezer karena kemarin waktu anakku usia 5.5 bulan, aku sempat sakit demam yang tidak jelas penyebabnya, jadi tidak nafsu makan dan ASI-pun seret, Nah kalau saat-saat seperti ini ASI beku itu menolong sekali, maaf jika tidak berkenan dan semoga berguna yaa..[IT]

Hallo, aku mau sharing ya, kebetulan tanggal 22 april ini aku melahirkan dengan Caesar juga. Pada hari-hari pertama melahirkan yang keluar memang belum ASI yang sesungguhnya tapi hanya kolustrum. Kolustrum ini warnanya tidak seputih susu dan jumlahnya tidak banyak (dari literatur yang aku baca hanya beberapa sendok). Beberapa hari kemudian baru kolustrum berubah secara pelan menjadi ASI yang sesungguhnya. Kalau hari pertama belum ada kolustrum sebaiknya bayi tetap disusui, karena isapan bayi akan merangsang otak untuk memproduksi ASI. Soalnya banyak yang berfikir nanti saja menyusuinnya menunggu ASI keluar. Kalau menurutku justru dengan terus menyusui (meski belum ada kolustrum) akan merangsang pemebentukan ASI. Oh iya, jam 6 sore aku dioperasi dan jam 11 malam bayi baru diantar (jadi ceritanya aku gagal early latch on atau ELO) tapi alhamdulillah di hari ini ASI-ku lancar sekali dan bayiku juga tidak malas minum ASI. [RR]

Hai, Mbak dan Moms semua, Apa kabar..?? Aku baru balik kantor lagi setelah melahirkan anak keduaku. Terima kasih atas semua perhatian dan smsnya. Alhamdulillah berkat informasi dari moms semua, anak ke 2 ini aku berhasil kasih ASI exclusive (paling tidak sampai hari ini..hiks..) sebelum cuti kemarin aku buka-buka file DI dulu tentang ASI and sebelum melahirkan aku sempatkan diri ke klinik laktasi di Carolus and hasilnya memang sejauh ini baik sekali. Mungkin untuk adiknya mbak yang paling penting adalah jangan stress dulu karena memang yang terpenting niat dan pikiran kita mau kasih ASI exclusive terus berikutnya karena habis operasi mungkin cari posisi yang enak sekali untuk menyusui memang ini tidak mudah harus dengan bantuan orang lain insya Allah kalau sudah merasa nyaman ASI juga bisa dihisap si bayi jadi produksi juga makin lama makin banyak.

Selebihnya info-info dari moms yang lain sepertinya sudah cukup ya. Aku tiap hari juga selalu makan sayur-sayur hijau (buatku yang membuat ASI deras itu Katuk, Sawi, Daun Singkong) Awal-awal dibantu minum lancar ASI. Pijat juga penting, juga sering-sering putting susu diolesi minyak kelapa / minyak goreng juga boleh biar dia lentur jadi tidak cepat lecet dan luka, tapi habis itu dilap pakai air hangat sampai bersih ya.. Aku masuk kantor mulai hari senin kemarin, awalnya sempat tidak pede, takut hasil pompa tidak banyak padahal Aqila minumnya banyak sekali. Tapi alhamdulilah sejauh ini aku bisa mompa sampai 4 botol yang 120 cc (mudah-mudahan bisa terus soalnya ini baru 3 hari…hiks..) memang masih defisit tapi paling tidak masih ke-kejar dari stock aku di freezer..Doain ya moms, mudah-mudahan aku bisa kasih ASI exclusive walaupun sambil kerja begini. Kalau ada bisa sharing pengalaman tentang pemerasan – maksudnya memeras ASI di kantor, silahkan saja ya…aku seneng sekali bisa jadi pegangan aku untuk lebih PEDE (maklum kadang suka tidak PEDE juga) selamat buat adiknya mbak [RQ]

Pertama kali melahirkan, kadang memang ASI tidak langsung keluar, coba payudaranya diurut sedikit, terutama daerah aerolanya, atau langsung saja suruh bayi menghisap. Rangsangan ini akan membuat ASI terproduksi dengan lancar. Semakin banyak dihisap, produksi ASI akan semakin banyak dan bisa distimulasi juga dengan makan aneka sayur hijau (tidak cuma daun katuk saja), kacang-kacangan (semua jenis), semua makanan yang bergizi. Hindari sayur yang mengandung banyak gas seperti kubis, brokoli dan cabe karena akan membuat bayi kembung. Selain itu faktor psikologis juga pengaruh, ibunya jangan tegang atau takut. Nikmati saja saat-saat menyusui ini, menyenangkan sekali apalagi saat si bayi mulai bisa menatap mata kita, dan tangannya memainkan baju…wahhhh itu merupakan momen yang paling indah dan jangan lupa istirahat yang cukup [An]

Benar mbak, meski kita sudah makan seabrek-abrek plus vitamin dari dokter plus dipijit kalau ibunya stress ASI pasti sudah keluar. Pengalamanku begitu, sebelum melahirkan aku sudah baca-baca dan dapat banyak masukan dari orang. Eh pas lahiran, ibuku plus ibu mertuaku menilai ASIku kurang jadi mereka ngotot anakku harus dikasih susu kaleng (kebayang tidak anakku umurnya baru seminggu). Alasan mereka karena anakku nangis terus kalau lagi tidur. Padahal menurutku karena dia kepanasan dan kalau sudah dilepas bedongnya dia tenang. Akhirnya aku jadi stress dan senewen sendiri. Coba saja yang menyerang ibu kandung plus ibu mertua. Memang dokterku sudah mengingatkan, orang pertama yang menggagalkan ASI ekslusif biasanya adalah neneknya. Argumen mereka, pengalaman siapa sih? masa cucuku dikasih ASI es tidak basi apa.. bla..bla.. Waduh maaf jadi curhat. INTINYA: jangan stress makan buah dan makanan yang sehat tidak berlemak dan pedas. Semoga sukses ya mbak. Kalau masih sedikit keluarnya. Ada baiknya mbak ke klinik Laktasi di RS Pondok Indah atau Carolus. Semoga Sukses ya [Erz]

=======

CARA BELANJA DANBERGABUNG DI MLM SYARIAH PT AHADNET BERSAMA SAYA

1. Cara Pertama: Cukup hubungi saya dan kirim foto copy KTP.HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
2. Cara Kedua: Silahkan datang langsung ke perwakilan terdekat MLM SYARIAH PT AHADNET di kota anda dan lakukan pendaftaran dengan sponsor BADRUDIN dengan nomor keanggotaan : A0270432363.
3. Anda bisa melakukan pendaftaran online di http://www.ahadnet.com dan ketika diminta id sponsor atau pengundang atau upline maka berikanlah nomor anggota A0270432364.
4. PRODUK BISA DIBELI ONLINE DI http://www.binmuhsingroup.com


INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS KUALITAS ASI MENINGKAT, SEHAT DAN MENYUSUI JADI HAL PALING MEMBAHAGIAKAN BAGI ANDA. AMIN.
Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

Otak merupakan pusat perkembangan tumbuh kembang anak. Ada beberapa nutrisi yang harus terpenuhi paling tidak hingga usia anak 6 bulan, sebagian besar diantaranya berasal dari air susu ibu (ASI). Anda tentu mengetahui manfaat ASI untuk bayi. Namun apakah Anda juga mengetahui kandungan-kandungan “ajaib” dalam air susu ibu?. Berikut uraiannya untuk Anda :

1. Protein dan asam amino

Nutrisi ini dibutuhkan untuk pertumbuhan sel dan fungsi otak serta perlindungan anak dari infeksi (sebagai sistem imun). Asam amino yang terkandung dalam ASI adalah Tyrosine dan Triptophan yang sangat berguna sebagai penghantar rangsang syaraf (neurotransmitter). Selain itu kandungan ini juga berfungsi sebagai pengendali perilaku, meningkatkan konsentrasi, serta emosi.

2. Lemak dan asam lemak

Lemak dan asam lemak dibutuhkan untuk energi dan pertumbuhan sel-selotak. Ada beberapa jenis lemak dan asam lemak yang terkandung dalam ASI seperti AA dan DHA untuk ketajaman penglihatan dan kecerdasan otak, Sphyngomyelin yang berfungsi untuk kecepatan hantar rangsang syaraf (kecepatan berpikir dan kecerdasan), Sialic Acid untuk kecepatan belajar daya ingat, dan Gangliosida sebagai pemrosesan dan penyimpanan informasi.

3. Karbohidrat

Karbohidrat membantu penyerapan kalsium dan mempertahankan factor libidus di dalam usus (faktor yang menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya dan menjadikan tempat yang baik bagi bakteri yang menguntungkan), serta mempercepat pengeluaran kolostrum sebagai antibodi bayi. Selain itu Fructo Oligo Sacharida (FOS) berguna sebagai sumber energi sel-sel otak, dan Prebiotiknya sebagai aktivitas sel.

4. Vitamin

ASI mengandung vitamin yang lengkap dan dapat mencukupi kebutuhan bayi hingga usia 6 bulan. Vitamin juga dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel otak

5. Mineral

Meskipun kadarnya tidak terlalu tinggi, namun mencukupi kebutuhan bayi. Zat besi berguna untuk pembentukan myelin yang berfungsi untuk kecepatan hantar syaraf untuk kecepatan pemrosesan informasi dan kecerdasan. Zat besi dan kalsium pada ASI merupakan mineral yang sangat stabil dan mudah diserap.

addthis_url=”; addthis_title=”; addthis_pub=’badrudin';

INSYA ALLAH DENGAN NIGELLA PLUS AIR SUSU IBU – ASI JADI LANCAR DAN BERMUTU. AMIN.

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)

===

INGIN memiliki anak Anda yang cerdas? Berikanlah Air Susu Ibu (ASI) sejak lahir kepada bayi Anda karena dalam ASI terkandung sejenis nutrisi penting yang berfungsi untuk belajar dan mengingat lebih baik yang disebut Gangliosida.

Gangliosida merupakan salah satu komponen dari membran sel manusia, terutama membran sel saraf dan otak. Untuk mendapat asupan nutrisi gangliosida optimal, bayi memang sebaiknya mendapat gangliosida dari ASI. Dalam ASI, ada dua jenis gangliosida yaitu, GD3 (disialogangliosides 3) dan GM3 (monosialogangliosides 3).

Gangliosida banyak terdapat pada air susu ibu pada enam minggu pertama masa menyusui. Pada awal menyusui, ASI yang memancar didominasi GD3. Begitu proses menyusui hampir usai, GM3 mendominasi. “Kadar GD3 pada ASI adalah 2-8 mcg/ml. Sedangkan GM3 mencapai 2-14 mcg/ml.

“Karena itu, ibu yang baru melahirkan dianjurkan memberikan ASI kepada bayinya,” ungkap Ines Gulardi MSC dari PT Fonterra Brands Indonesia pada acara media edukasi bertema Peranan Nutrisi Gangliosida (GA) guna mengoptimalkan hubungan antar-sel otak pada bayi dan Balita di Denpasar, Senin.

Didampingi dr I Gusti Ayu Trisna Windiani SPA dari bagian Tumbuh Kembang Anak RSUP Sanglah Denpasar, ia mengatakan, ASI membantu pembentukan hubungan antar-sel otak, membantu kemampuan belajar dan menyimpan memori.

Ia menambahkan, selain GA, tumbuh kembangnya bayi juga dipengaruhi oleh stimulan yang diterima. Oleh sebab itu, orangtua diharapkan dapat menstimulasi anak dengan kasih sayang, berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Gangliosida yang terdapat dalam ASI itu juga terkandung dalam susu sapi dan sumber makanan lainnya yang bisa dikonsumsi manusia secara aman.

Namun begitu, ASI merupakan makanan yang terbaik bagi bayi. Selain alami, kualitas dan kandungan nutrisinya tidak tertandingi oleh susu formula terutama bagi pertumbuhan bayi secara maksimal. Untuk itu, jika seorang ibu tidak dapat menyusui bayinya disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan, ujar Ines Gulardi.


AC
Sumber : Antara

SUMBER:

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/05/12/17040822/gangliosida.dalam.asi.bikin.anak.cerdas

Nigella Plus Racikan tepat Habbatussauda + Hulbah + Ginseng sangat tepat untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Amin. Pemesanan hubungi Bin Muhsin HP: 085227044550 / 021-91913103 HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI – MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69)


Kategori

Blog Stats

  • 8,076 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.